SEJARAH SINGKAT
PONDOK PESANTREN SRAHTARJUNINGRAHYU KIARAKUDA CIAWI

Pondok Pesantren Srahtarjuningrahyu didirikan di Desa Cipondok kecamatan Pagerageung oleh seorang putra kelahiran Cimanggu Desa Sukamenak Mama KH. Abdul Barri beristrikan Hj. Siti Maemunah seorang putri Kyai Muhammad Sholih dari Pesantren Sindangsari Banjarsari kecamatan Pegerageung, mereka dikaruniai tiga orang putra yang kedua tidak berumur panjang. Putra kedua dan ketiga yang dikenal dengan nama KH. Mabrur Aid, S, SH dan Drs. KH. Machdum Almunawar, MM (lahir di Cikarees Desa pakemitan berbatasan dengan kampung cipondok).

Pada sekitar tahun 1950 situasi keamanan tidak menentu, keadaan keamanan sulit terkendali, pada sekitar tahun 1952, bapak Berhider almarhum, menawarkan untuk dapat memiliki sebidang tanah, maka mulailah membangun Pesantren. Pada tahun 1962 situasi keamanan sudah mulai terkendali. Bersama dengan

KH. Mabrur Aid, S, SH menamatkan kesarjanaannya di Universitas Islam Jakarta. Pada tahun itu pula mendirikan Sekolah Menengah Pertama Islamiyah (SMP Islamiyah). Maka pada tanggal 05 November 1965 mendaftarkan kelembagaan Pesantren dibawah notaries Riono Rustan, dalam bentuk Yayasan yang berbadan hukum denga nomor 12. Sejak saat itu Yayasan diberi nama ISLAMIYAH dengan nama uniknya SRAHTARJUNINGRAHYU merupakan perpaduan dari tiga kata yaitu Serah artinya Pasrah atau Islam, Tarju atau Taraje yaitu Sulam dan Ning yang artinya bersih/suci serta Rahayu yang artinya selamat jadi SRAHTARJUNINGRAHYU sebenarnya adalah penjabaran dari kata ISLAMIYAH yang berarti Islam, Sulam, dan Selamat.

Selain SMP Islamiyah diselenggarakan juga berbagai Pendidikan diantaranya: MTS Islamiyah, SKKP Islamiyah, MI Tarbiyah, SMA Islamiyah yang sekarang menjadi SMK Islamiyah, MA Islamiyah (MAN 3 Tasikmalaya), SD IT Islamiyah Kaaffah. Bahkan sempat membuka cabang Fakultas Tarbiyah dari universitas Islam Bandung. Dan sekarang Pesantren Srahtarjuningrahyu dipimpin oleh Drs. KH.Daruttahqiq, MM., MH.